Rabu, 22 Januari 2014

Senior High School 1 Martapura

Mulai Juli 2010
SAMPAI
Juni 2013

 Ingat kada kelas paling pintar, paling bungas, paling rajin, paling bemasalah, paling oon, paling segalanyaaa :D
IPS 2 or Dabel Soda
Bahari waktu kelas XI ngrannya belum itu pang, cupu-cupu banar masih, tapi setelah anak-anak IPS 2 di lajari lawan Bapak Parno yang menjadi wali kelas kami waktu kelas XI, nuansa manusianya berubah jadi lebih baik o:) trus pas sudah naik kelas XII wali kelasnya di ganti lawan Ibu Maryati :* nah pas kelas XII ni rancak banar tehual lawan guru. mulai dari ribut, bekelahian, berabutan pacar -__- smama konslet gara-gara piranti listrik laptop, bb dan segala macam perlatan elektronik yang dibawa ke kelas. kelas kami suah dijuluki kelas warnet karena itu pang kebanyakan memebawa kabel, hiih ni gawiannya arab lawan eza. amun moving class pasti dah membawa kabel kemana-mana nang kaya bubuhan PLN kyatu nah wkwk tapi kasian yang rancak membawa kabel ni Nashir a.k.a penunggu smama :D aduuuh ay  mun dikisahkan kada bakalan tuntung tu pang. pas sudah detik-detik UN abut se SMAMA an, gara-gara UN teundur tu pang memauki banar apalagi pas sudah tuntung UN dapat habar SMAMA 98% ja yang lulus -___- umaaa heh ngitu rasa kaya am hati. tapi sekalinya Alhamdulillah pas pengumuman berataan bekuciaakk "ALHAMDULILLAH LULUS" umaa heh betangisan kebahagiaan di sekolah, lalu ay ada yang meulu akan mencoreti baju pakai spidol mbah tu mulailah pilok-pilok berkeluaran hahaha. konfoi ay ke barakat nang kaya durmun, tapi sumpah nah itu pengalaman paling berkesan. berkesannya rasa setumat aja, rasa setumat banar belajar di SMAMA nih hiks :")

I remember
The way you read your books,
Yes I remember
The way you tied your shoes,
Yes I remember
The cake you loved the most,
Yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
Yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
Yes I remember bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan ilahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah

selamat jalan teman
tetaplah berjuang
semoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita sebiru hari ini

bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan ilahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah

selamat jalan teman
tetaplah berjuang
semoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita sebiru hari ini

bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan ilahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah

selamat jalan teman
tetaplah berjuang
semoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita sebiru hari ini



 Bersenang-senanglah 
Kar'na hari ini yang 'kan kita rindukan 
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan 
Bersenang-senanglah 
Kar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua
Sampai jumpa kawanku 
Smoga kita selalu 
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan 


Slamat jalan teman
Tetaplah berjuang
Semoga kita bertemu kembali
Kenang masa indah kita
Sebiru hari ini

Kamu sangat berarti
Istimewa di hati
namanya rasa ini
Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini :')


Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Illahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita tlah berpisah

bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan ilahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah

selamat jalan teman
tetaplah berjuang
semoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita sebiru hari ini

Kamis, 02 Januari 2014

Ketika masa depan itu menjadi nyata

Perjuangan manis, pahit, hambar, pedas dan sebagainya sudah terlewati sejak awal lulus SMA bertempur dnegan seleksi-seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri. melewati SNMPTN yang gagal, SBMPTN yang gugur dan hingga akhirnya di terima ikut Seleksi Unlam Mandiri. Alhamdulillah terkabul semua keinginan melanjutkan pendidikan menjadi calon guru bahasa Indonesia. Tidak mudah memang bersaing di dalam pembelajaran, hampir semua teman-teman program studi berfikir kritis dalam ruangan, tapi tidak semua yang begitu. ada juga yang santai menunggu hasil kerjaan teman. yaa mungkin itu memang sudah menjadi kebiasaan yang susah untuk di tinggalkan. berbaur dengan teman-teman memang asyik, tapi kalau masalah ujian berbaur? kurang asyik kali yaa -___- se ikhlasnya membantu tapi tidak harus semua dikerjakan oleh satu orang kan? usaha yang di lakukan diri sendiri lebih baik dari pada menunggu kerja hasil orang lain.
Saya memang bukan orang pintar tapi saya berusaha untuk menjadi sosok panutan yang bisa membuat hidup orang menjadi lebih baik. mungkin bisa di lihat dari kehidupan saya yang santai, suka berbaur dan kadang oon hehehe, semua itu saya jalani dengan penuh kesadaran diri.
saya juga tidak tau apa yang saya tulis, namun pengalaman selama hampir setengah tahun di universitas sudah dapat dijadikan pelajaran untuk kedepannya :)

THE BEST FUTURE TEACHER